iklan

Ini satu-satunya peluang kita untuk menemukan dari satu buku bahwa Ahmadiyah bukan hanya Islam… tetapi adalah Islam sejati atau yang sesungguhnya. Dan ada satu alasan terkuat mengapa kita perlu mengenal Ahmadiyah dengan benar sebelum kita meninggalkan dunia ini...



Semua Berawal Dari Mirza Ghulam Ahmad


Lahir pada 1835 di Qadian (India), Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Masih Mau'ud (Al-Masih yang Dijanjikan) dan Imam Mahdi as., senantiasa mengabdikan diri untuk mempelajari Al-Qur'an dan menjalani kehidupan penuh doa dan ibadah. Mendapati Islam telah menjadi sasaran serangan-serangan keji dari segala arah, nasib umat Islam telah berada di titik terendah, keimanan telah mengarah kepada keraguan dan agama hanya ritual kulit semata, beliau melakukan upaya menjelaskan dan membela Islam.

Dalam karya tulis beliau yang sangat luas (termasuk karya agung beliau Brahin-e-Ahmadiyya), ceramah-ceramah beliau, wacana, debat-debat agama dll, beliau menegaskan bahwa Islam adalah agama yang hidup dan satu-satunya agama yang dengan mengikutinya seseorang dapat menjalin hubungan dengan Penciptanya, masuk ke dalam jalinan hubungan yang erat kepada-Nya. Ajaran-ajaran yang terkandung dalam Al-Qur'an dan syariat Islam telah dirancang untuk kesempurnaan akhlak, intelektual dan rohani manusia.

Beliau mengumumkan bahwa Allah Swt telah mengutus beliau sebagai Al-Masih dan Al-Mahdi seperti yang disebutkan dalam nubuatan-nubuatan Al-Kitab, Al-Qur'an dan Hadits. Pada 1889 beliau mulai menerima bai'at dari jamaahnya, yang sekarang telah berdiri di lebih dari 220 negara dan wilayah di dunia. Delapan puluhan buah buku beliau sebagian besar ditulis dalam bahasa Urdu, beberapa lainnya dalam bahasa Arab dan Persia.

Simak video 4,5 menit ini tentang tujuan diutusnya Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as.

Unduh video ini (MP4 10 MB)


Setelah kewafatan pada 1908, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as. digantikan oleh Hadhrat Maulwi Nuruddin ra., Khalifatul Masih I. Sepeninggal Hadhrat Maulwi Nuruddin ra pada 1914, Hadhrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad ra., yang juga merupakan putra Hadhrat Masih Mau'ud as. yang dijanjikan, terpilih sebagai Khalifah II. Hadhrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad memangku jabatan Khalifah ini hampir 52 tahun lamanya. Beliau wafat pada 1965 dan digantikan oleh putera sulungnya, yakni Hadhrat Mirza Nasir Ahmad rh., cucu dari Masih Mau'ud as. sebagai Khalifah III.

Setelah 17 tahun pengkhidmatannya, beliau wafat pada 1982. Beliau digantikan oleh adiknya, yakni Hadhrat Mirza Tahir Ahmad rh. sebagai Khalifatul Masih IV yang memimpin Jamaah Ahmadiyah mencapai kekuatan dan pengakuan global. Beliau wafat pada 2003. Hadhrat Mirza Masroor Ahmad atba., Khalifatul Masih V adalah pemimpin Ahmadiyah saat ini yang memiliki hubungan istimewa sebagai cicit dari Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as.

iklan

Unduh GRATIS buku Ahmadiyah Islam Sejati



Ahmadiyah Islam Sejati karya Hz. Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad ra, Khalifatul Masih II, adalah versi panjang dari sebuah makalah pendek yang juga ditulis oleh penulis, untuk dibacakan dalam Konferensi Agama-Agama Yang Hidup Dalam Kekaisaran yang diadakan pada 1924 di London, Inggris.

Buku ini, setelah membahas ciri-ciri khas Jamaah Muslim Ahmadiyah dan tujuan-tujuan prinsip agama, menjelaskan seluruh luas lingkup ajaran Islam mulai keberadaan dan sifat Allah serta hubungan manusia dengan-Nya sampai kehidupan setelah mati dan di antaranya secara luas mencakup ajaran-ajaran Islam tentang hubungan-hubungan sosial, internasional dan antar-agama dalam berbagai aspeknya.

Buku ini merupakan suatu kajian menyeluruh tentang Islam dalam keindahan serta pengenalan terhadap Jamaah Muslim Ahmadiyah. Ini sama relevannya hari ini seperti ketika ia pertama diterbitkan dan merupakan sarana ampuh untuk melawan propaganda permusuhan terhadap Islam khususnya dan tema-tema agama fundamental umumnya.

Dalam risalah ini penulis secara mendalam menjelaskan masalah-masalah yang begitu penting seperti konsepsi tentang Allah, hubungan-Nya dengan manusia dan sarana pengungkapannya, serta kesadaran dan pencapaian persekutuan dengan Allah. Beliau membahas ajaran-ajaran Islam tentang akhlak dan menggambarkan sarana-sarana yang disediakan Islam untuk memperoleh akhlak-akhlak yang baik. Dalam aspek-aspek sosial, penulis menjelaskan ajaran-ajaran Islam tentang hubungan dalam berbagai bidang (keluarga, masyarakat, antara para mitra bisnis, antara pemerintah dan rakyat, antara bangsa-bangsa dan negara-negara, dll.).

Beliau menjabarkan sudut pandang Islam mengenai sifat roh manusia dan tujuan penciptaannya. Juga menjelaskan apa yang Islam ajarkan tentang kehidupan setelah kematian, ganjaran dan hukuman dari kehidupan itu serta sifat surga dan neraka. Fakta bahwa penulis dengan cermat dan luas mendukung pemaparannya tentang Islam dari teks Alqur’an dan sabda-sabda Nabi Muhammad saw. menempatkan disertasi unik ini di antara karya-karya paling otentik tentang Islam.

Sangat diharapkan bahwa buku ini akan menghapus keraguan banyak orang dan menggugah mereka dengan semangat baru terhadap penelaahan serius dan tak menyimpang terhadap ajaran-ajaran asli Islam yang diberikan kepada umat manusia untuk petunjuk dan keselamatan mereka lebih dari 1400 tahun lalu oleh Allah melalui Nabi Muhammad saw. Juga semoga ini akan menyegarkan dan menguatkan iman mukmin sejati.

Daftar Isi


SEJARAH AHMADIYAH
CIRI-CIRI KHAS AHMADIYAH
APA SEHARUSNYA TUJUAN UTAMA KONFERENSI AGAMA
TUJUAN-TUJUAN UTAMA AGAMA
TUJUAN PERTAMA AGAMA
Konsepsi Islam Tentang Allah
Hubungan Manusia dengan Allah
Jalan Manusia Dapat Mengungkapkan Hubungannya Dengan Allah
Sarana Manusia Dapat Mencapai Allah dan Perwujudan Praktis Tujuan Ini dalam Kehidupan Ini
TUJUAN KEDUA AGAMA
Akhlak-Akhlak
Tahap-Tahap Berbeda dari Sifat-Sifat Akhlak
Mengapa Sifat-Sifat Akhlak Baik dan Buruk Disebut Demikian?
Sarana Memperoleh Akhlak Baik dan Menghindari Akhlak Buruk
TUJUAN KETIGA AGAMA
Segi Sosial Islam
Hubungan Keluarga
Hubungan Orangtua-Anak
Hubungan Tetangga & Masyarakat
Kewajiban-Kewajiban Warga Bangsa/Negara
Pengentasan Anak-Anak Yatim
Hutang Piutang
Perdagangan
Perkumpulan & Pertemuan
Hubungan Antara Pemerintah dan Rakyat, Majikan dan Buruh
Kekuasaan dan Kewajiban-Kewajiban Negara Islam
Kewajiban-Kewajiban Rakyat
Hubungan Antara Majikan dan Buruh
Hubungan Antara Kaum Kaya dan Kaum Miskin, serta Kekuasaan dan Kewenangan Pejabat
Hubungan Internasional
Hubungan Antara Para Penganut Agama-Agama Berbeda
TUJUAN KEEMPAT AGAMA
Kehidupan Sesudah Mati
Sifat Ganjaran dan Hukuman Dari Kehidupan Setelah Kematian
Di Mana dan Dalam Bentuk Apa Hukuman dan Ganjaran dari Dunia Berikutnya Mewujudkan Diri
Akankah Ganjaran dan Hukuman Kekal?
Akankah Ada Amal dalam Surga atau Akankah Ia Berakhir?
Pengaruh Ajaran-Ajaran Almasih Yang Dijanjikan as. Pada Para Pengikutnya

Klik gambar buku untuk mengunduh Ahmadiyah Islam Sejati (MS Word 154 halaman 1,4 Mb)


Tentang Penulis



Putera yang Dijanjikan dari Almasih yang Dijanjikan dan Mahdi as.; Tanda nyata dari Allah SWT; Firman Allah yang kedatangannya dinubuatkan oleh Nabi Muhammad saw. dan Almasih yang Dijanjikan as. juga nabi-nabi terdahulu; sebuah Bintang dalam cakrawala rohani yang semisal itu dunia harus menunggu ratusan tahun untuk muncul; hamba Allah, yang dimahkotai dengan cahaya rohani yang memancarkan sinar yang begitu gemilang sehingga akan menanamkan kehidupan rohani ke dalam para pengikutnya serta memikat orang-orang yang tidak beruntung untuk mengikutinya; seorang orator yang demikian menakjubkan sehingga pidato-pidatonya akan membuat pendengarnya tidak beranjak selama berjam-jam, entah dalam hujan atau cerah, jauh ke peraduan malam-malam sementara kata-kata mengalir dari lidahnya laksana madu yang menetes memasuki telinga mereka mencapai kedalaman jiwa mereka mengisinya dengan ilmu dan menyegarkan iman mereka; samudera ilmu Ilahi dan duniawi; tanpa ragu jenius terbesar abad ke-20; sosok dengan kecerdasan dan ingatan yang luar biasa; lambang dari sifat-sifat kepemimpinan; sosok yang keserbabisaannya tidak dapat dipahami oleh akal—Hazrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad ra. (1889-1965), Muslih Mau’ud (Pembaharu yang Dijanjikan) adalah anak sulung dan pengganti kedua (Khalifah) dari Almasih Yang Dijanjikan as.

Beliau memimpin Jamaah Muslim Ahmadiyah di usia muda 24 tahun ketika Jamaah masih dalam masa pertumbuhan dan memeliharanya hingga dewasa selama lebih dari 50 tahun dengan bimbingan rohani, doa, darah, air mata dan kerja kerasnya. Tidak hanya beliau membentengi dasar-dasar Jemaat yang ditetapkan oleh Almasih Yang Dijanjikan as., tetapi mengembangkan struktur Jamaah dengan mendirikan berbagai program dan organisasi yang mengambil inspirasinya dari Almasih Yang Dijanjikan as dan di bawah bimbingan Ilahi.

Perhatian utamanya, yang untuk itu beliau mencurahkan seluruh hidupnya, adalah untuk memenuhi misi Almasih Yang Dijanjikan as.—tugas berat menyebarkan pesan Islam sejati dalam kemurniannya ke pelosok-pelosok dunia. Untuk mencapai ini, beliau memrakarsai gerakan Tahrik Jadid yang melaluinya tersebar, dan terus tersebar, usaha dakwah Jamaah ke seluruh dunia. Kecerdasannya, kecendekiawanannya yang mendalam dan luas, dan utamanya ilmunya yang diberikan Allah memungkinkan beliau menghasilkan sangat banyak tulisan, pidato dll.

Ketika Almasih Yang Dijanjikan as. secara khusyuk berdoa kepada Allah untuk memberinya suatu Tanda untuk mendukung Islam, Allah memberinya kabar suka tentang puteranya ini dan berfirman:
“… Dia akan sangat cerdas … dan akan penuh dengan ilmu duniawi dan rohani… Putera, yang menyenangkan hati, berderajat tinggi, mulia; suatu perwujudan dari yang Pertama dan yang Terakhir, dari yang Benar dan yang Tinggi; seolah-olah Allah telah turun dari langit. Lihatlah cahaya datang. Kami akan tiupkan roh kami kepadanya …” [Wahyu 20 Februari 1886]

Dengan infak/sedekah Anda hanya Rp 149.000, Anda bisa mengunduh dan menikmati buku Ahmadiyah Islam Sejati yang terilustrasi belasan banner (188 halaman) disertai 27 video dakwah format 3GP file kecil terkait Ahmadiyah untuk meyakinkan Anda bahwa Ahmadiyah dan Islam itu satu dan hal yang sama, dan Ahmadiyah adalah Islam sejati yang telah Allah tampakkan kepada dunia melalui utusan yang dijanjikan di Zaman ini.



Klik tombol di bawah untuk membuat akun gratis untuk info lebih lanjut. (Semua field wajib diisi, dan berikan nama lengkap anda dan nama lengkap sponsor anda. Foto diri juga harus dipasang.)

Newsfeed

  • wirayudi14
    wirayudi14 joined our site!
    Jun 7
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Setidaknya dua atau tiga kali dalam setahun demikian rupa terjadi sehingga orang-orang memancing para pejabat lokal melawan kaum Ahmadi dan, mengandalkan dukungan mereka, mulai secara keji menyiksa dari antara para Ahmadi yang bisa mereka renggut dan kuasai. Banyak pengikut Almasih Yang Dijanjikan as. telah menjalani kesukaran pemenjaraan, banyak yang telah secara kejam dipukuli, banyak yang telah dikenai boikot dan ketidaknyamanan sosial, banyak yang telah dirampok dan dijarah, dan sebagian telah diberi perlakuan memalukan dihitamkan wajah mereka dan dipaksa menaiki keledai-keledai dalam kondisi itu untuk dipermalukan dan diejek di antara orang-orang. Selama seperempat abad terakhir kaum Ahmadi telah mengalami semua kesulitan ini dan telah menanggung semua penganiayaan ini di Afghanistan demi Tuhan mereka, tetapi tidak pernah goyah dalam keimanan mereka. Mereka dengan cepat maju baik secara rohani maupun dalam jumlah. Namun, akan berbau tidak bersyukur bila tidak disebutkan bahwa sejak kenaikan ke tahta Amir yang sekarang, yang mulia Amir Amanullah Khan, penganiayaan terhadap kaum Ahmadi telah resmi dilarang dan hal-hal telah banyak membaik. Namun, seiring wilayah Amir sedang melewati suatu masa peralihan dalam hal stabilitas pemerintahan dan disiplin, pemerintah sejauh ini belum mampu untuk sesungguhnya mengakhiri penganiayaan atas kaum Ahmadi. Tapi kami berharap bahwa jika pemerintah Amir terus bertindak dalam semangat keadilan dan persamaan, para Ahmadi Afghanistan tidak lama lagi akan tidak hanya dilindungi dari dianiaya oleh pemerintah tetapi juga akan selamat dari penindasan para pejabat lokal kecil dan khalayak umum.Setidaknya dua atau tiga kali dalam setahun demikian rupa terjadi sehingga orang-orang memancing para pejabat lokal melawan kaum Ahmadi dan, mengandalkan dukungan mereka, mulai secara keji menyiksa dari antara para Ahmadi yang bisa mereka renggut dan kuasai. Banyak pengikut Almasih Yang Dijanjikan a...See more
    Apr 4
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Peristiwa-peristiwa ini telah diriwayatkan secara sederhana dan singkat oleh seorang penulis Eropa dalam bukunya, Under the Absolute Amir. Penulisnya adalah Mr. Martin yang saat itu Insinyur Kepala di Kabul. Dia, karena tidak mengenal Jamaah Ahmadiyah, telah memungkinkan beberapa kesalahan masuk ke dalam ceritanya, tapi secara keseluruhan ia menyajikan gambaran yang benar dari peristiwa itu dalam bahasa sederhana dan menyedihkan. Nilainya meningkat karena Mr. Martin adalah orang yang sangat tidak berkepentingan atau memihak. Syuhada kedua adalah Maulwi Abdur Rahman yang merupakan seorang murid Sahibzadah Abdul Latif. Kesyahidannya terjadi sebelum kesyahidan Sahibzadah Sahib. Dia secara kejam dicekik sampai mati karena menjadi pengikut Almasih Yang Dijanjikan as. Selain kedua syuhada ini yang dieksekusi oleh perintah pemerintah Afghan, telah ada beberapa kasus lain dari Ahmadi yang telah disyahidkan oleh kaum fanatik negeri itu. Baru bulan lalu datang berita bahwa dua Ahmadi secara kejam dihukum mati oleh kaum itu karena iman mereka pada Ahmadiyah. Selain kematian, ada para Ahmadi yang telah harus menanggung kesulitan-kesulitan dan siksaan-siksaan lain demi iman mereka. Pada setiap kesempatan macam itu mereka telah menunjukkan jiwa penyerahan diri sempurna kepada kehendak Allah dan telah menanggung segala macam penganiayaan dengan kesabaran dan ketabahan. Misalnya, selama tahun ini ada suatu pemberontakan di Khost terhadap yang mulia Amir Afghanistan. Ketika para pemberontak menemukan diri tak berdaya melawan kekuatan negara, mereka, dalam kemarahan mereka, mengorbankan para Ahmadi tak berdaya di distrik itu dan membakar menjadi abu dua desa mereka atas alasan bahwa kaum Ahmadi telah menghasut Amir melawan mereka.Peristiwa-peristiwa ini telah diriwayatkan secara sederhana dan singkat oleh seorang penulis Eropa dalam bukunya, Under the Absolute Amir. Penulisnya adalah Mr. Martin yang saat itu Insinyur Kepala di Kabul. Dia, karena tidak mengenal Jamaah Ahmadiyah, telah memungkinkan beberapa kesalahan masuk ke ...See more
    Apr 3
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Amir kemudian memerintahkan agar Sahibzadah Sahib disiksa untuk membuat beliau meninggalkan keimanan beliau pada Ahmadiyah. Namun, semua upaya ini sia-sia. Sahibzadah Sahib menanggung semua siksaan tanpa berkedip dan dengan keceriaan yang terhadap itu semua orang kagum. Amir pada akhirnya menyuruh agar eksekusi dilakukan. Kemudian Sahibzadah Sahib dibawa keluar kota dan banyak orang dari kota juga berkumpul untuk menyaksikan pemandangan itu. Sebuah lubang digali dan Sahibzadah Sahib dikubur di dalamnya sampai ke pinggang beliau. Amir sekarang mendekati beliau lagi dan meminta beliau untuk mempertimbangkan kembali pendirian itu dan mengakui kesalahan, tapi ia menerima jawaban yang sama, yaitu bahwa, karena beliau telah menemukan kebenaran, beliau tidak bisa melepaskannya. Beliau juga menambahkan bahwa pada hari Kamis pertama setelah kematiannya beliau akan bangkit dari kematian dan hidup. Setelah putus asa atas Sahibzadah Sahib membuat pengakuan kesalahan sang Amir sendiri melemparkan batu pertama kepada beliau. Inilah tanda bagi banjir batu yang dilemparkan ke arah beliau dari semua penjuru. Namun, Sahibzadah Sahib tetap teguh dan tabah dan tampak ceria dan bahagia. Kepala beliau akhirnya hancur dan, setelah lehernya patah, menjuntai di satu sisi, tapi para penganiaya beliau terus menghujani batu ke arah beliau sampai tubuh beliau terkubur di bawah tumpukan besar bebatuan dan ruh dari hamba Tuhan yang saleh ini pergi untuk selamanya dari tempat tinggal duniawinya. Kemudian orang-orang itu kembali ke kota dan seorang penjaga ditunjuk oleh Amir untuk mengawasi tubuh sang syuhada agar jangan sampai teman-teman beliau berusaha untuk mengambilnya dan memberinya penguburan resmi. Namun, segera datang azab Allah dan 'kebangkitan' yang telah diramalkan sang syuhada beberkat itu datang tiba-tiba. Pada hari Kamis setelah kesyahidannya kolera muncul di kota Kabul dalam bentuk wabah, dan segera menjadi sangat menular. Kemunculan itu tak lazim sekaligus tak terduga, dan begitu banyak nyawa hilang sehingga orang-orang itu merasa dan mengakui bahwa wabah itu telah datang sebagai pemenuhan wasiyat sang syuhada. Bahkan terdapat sejumlah kematian dalam keluarga kerajaan.Amir kemudian memerintahkan agar Sahibzadah Sahib disiksa untuk membuat beliau meninggalkan keimanan beliau pada Ahmadiyah. Namun, semua upaya ini sia-sia. Sahibzadah Sahib menanggung semua siksaan tanpa berkedip dan dengan keceriaan yang terhadap itu semua orang kagum. Amir pada akhirnya menyuruh a...See more
    Apr 2
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Karena beliau berkeinginan menemui Almasih Yang Dijanjikan as. secara pribadi, beliau mendapat izin almarhum Amir Habibullah Khan untuk menunaikan ibadah haji, berniat untuk mengunjungi Qadian dalam perjalanan. Jadi beliau datang ke Qadian, menemui Almasih Yang Dijanjikan as. dan mendapat faedah dari kedekatan dengan beliau as. Beliau menjadi begitu larut dalam kecintaan beliau kepada Guru beliau sehingga beliau memutuskan untuk menunda kepergiannya berhaji dan tetap tinggal di Qadian untuk menambah ilmunya dan memperkuat imannya. Setelah tinggal beberapa bulan beliau siap untuk kembali ke tanah asal beliau dan, saat beliau meninggalkan Qadian beliau berkata bahwa beliau merasa negerinya memanggilnya untuk membuka di sana jalan bagi penerimaan kebenaran melalui pengorbanan darah beliau. ‘Saya melihat,’ katanya, 'borgol-borgol melingkari pergelangan tangan saya dan belenggu di kaki saya.' Sesuai itu, saat kepulangan beliau, sesegera beliau memasuki wilayah sang Amir beliau ditangkap atas perintah Amir, karena berita tentang penerimaan beliau atas Almasih Yang Dijanjikan as. sudah sampai ke negeri itu. Setiba di Kabul beliau ditanya apakah beliau benar telah menerima Ahmadiyah. Beliau mengaku telah menerima, dan setelah pembicaraan panjang dengan 'Ulama' dan setelah para ulama itu mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa beliau harus dihukum mati karena kemurtadannya, Amir memerintahkan bahwa beliau harus dirajam sampai mati. Namun, karena Sahibzadah Sahib, berdasarkan pendidikan dan kesalehannya, menempati suatu kedudukan sangat terkemuka di negeri itu dan memiliki ribuan pengikut, Amir berulang kali memanggil beliau ke hadapannya dan berusaha membujuk beliau agar mengakui kesalahan dan membuat jiwanya terselamatkan. Namun, di setiap kesempatan itu sang Amir menerima jawaban tegas dan tak tergoyahkan dari Sahibzadah yang menunjukkan bahwa karena beliau telah menemukan kebenaran beliau tidak akan pernah meninggalkannya.Karena beliau berkeinginan menemui Almasih Yang Dijanjikan as. secara pribadi, beliau mendapat izin almarhum Amir Habibullah Khan untuk menunaikan ibadah haji, berniat untuk mengunjungi Qadian dalam perjalanan. Jadi beliau datang ke Qadian, menemui Almasih Yang Dijanjikan as. dan mendapat faedah dar...See more
    Apr 1
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Telah ada dua kesempatan di Afghanistan ketika Ahmadi disuruh untuk menyerahkan nyawa mereka demi kesenangan (keridhaan) Tuhan mereka dan mereka melakukannya dengan pengabdian yang tak tertandingi dan keceriaan. Saya mengatakan 'dua kesempatan,’ dan maksud saya hanya kesempatan di mana para Ahmadi bersangkutan disuruh oleh para penganiaya mereka untuk meninggalkan Ahmadiyah dan dengan demikian diri mereka selamat, tetapi mereka menolak melakukannya dan tetap teguh pada keimanan yang Allah telah karuniakan kepada mereka melalui Almasih Yang Dijanjikan as. Jumlah Ahmadi yang telah menyerahkan nyawa mereka di Afghanistan dan telah membiarkan diri dibantai secara keji demi agama mereka hampir selusin. Bisa diamati bahwa jumlah syuhada yang mungkin diakui oleh sebuah jamaah ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya adalah jumlah kesempatan dari macam pengorbanan khusus ini yang dipersembahkan kepada jamaah. Ia akan memenuhi maksud yang kecil saja jika, untuk mengukur ruh pengorbanan dalam jamaah tertentu, kita hendak melihat hanya pada jumlah syuhada yang telah ia hasilkan tanpa mempertimbangkan berbagai faktor lain yang mungkin memengaruhi jumlah ini. Juga harus diingat bahwa status syahid bukan satu-satunya cara ruh pengorbanan manusia mungkin menemukan pemenuhan. Ada banyak cara lain di mana semangat ini dapat terpenuhi sendiri. Bahkan ada cara-cara lain yang menawarkan pemenuhan yang lebih tinggi dan lebih mulia atas ruh pengorbanan daripada status syuhada. Kembali ke pokok pembicaraan. Salah satu dari kedua syuhada adalah Sahibzadah Sayyid Abdul Latif ra., asal Khost, Afghanistan, yang sangat terpandang di negeri itu sehingga beliau telah dipilih untuk melaksanakan upacara penobatan atas almarhum Amir Habibullah Khan. Ketika Sahibzadah Sahib menerima kabar tentang Jamaah Ahmadiyah perhatian beliau terebut dan beliau mulai mempelajari literatur Jamaah. Hasilnya Allah membukakan mata beliau dan beliau berbai'at kepada Almasih Yang Dijanjikan as.Telah ada dua kesempatan di Afghanistan ketika Ahmadi disuruh untuk menyerahkan nyawa mereka demi kesenangan (keridhaan) Tuhan mereka dan mereka melakukannya dengan pengabdian yang tak tertandingi dan keceriaan. Saya mengatakan 'dua kesempatan,’ dan maksud saya hanya kesempatan di mana para Ahmadi b...See more
    Mar 31
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Almasih Yang Dijanjikan as. membebaskan orang-orang dari belenggu hukum-hukum sosial zaman dan membukakan bagi mereka suatu bidang pemikiran bebas dan mandiri sedemikian rupa sehingga meskipun ada penentangan dan permusuhan dari para pengikut semua agama, dan meskipun ada kecenderungan-kecenderungan zaman, para pengikut beliau terjun, siang dan malam, dalam reformasi sosial dunia sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Mereka berjuang untuk meluruskan kehidupan kemudahan dan kemewahan yang dijalani oleh orang-orang lain menjadi kehidupan perubahan suci dan akhlak-akhlak yang baik. Almasih Yang Dijanjikan as. tidak menciptakan fanatisme atau kegandrungan agama di antara para pengikut beliau, tidak juga beliau telah menjadikan kecintaan terhadap sosok beliau sendiri inti dari agama beliau dan titik pusat dari sistem beliau, sebagaimana jalan dari orang-orang yang berusaha mengilhami semangat pengorbanan dan penyangkalan diri di antara orang-orang dengan mengorbankan sifat-sifat mulia lainnya. Beliau telah meletakkan semuanya ke tempatnya yang semestinya, dan telah melakukan setiap usaha untuk tetap menghidupkan dan memperkuat fitrat akal pada manusia. Meskipun memiliki wawasan rasional para pengikut beliau selalu siap untuk mengorbankan jiwa dan harta benda mereka untuk pengkhidmatan agama. Contoh mereka adalah seperti contoh para sahabat beberkat Rasulullah saw. yang mengenai mereka Al-Qur'an mengatakan: 'Sebagian mereka telah memenuhi tujuan hidup mereka dan hasrat hati mereka, dan lainnya sedang menunggu yang sama.’ (Al-Ahzab, 33:24)Almasih Yang Dijanjikan as. membebaskan orang-orang dari belenggu hukum-hukum sosial zaman dan membukakan bagi mereka suatu bidang pemikiran bebas dan mandiri sedemikian rupa sehingga meskipun ada penentangan dan permusuhan dari para pengikut semua agama, dan meskipun ada kecenderungan-kecenderungan...See more
    Mar 30
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Saya tidak akan menyebutkan keraguan-keraguan dan takhayul-takhayul yang berlaku di kalangan orang-orang tidak berpendidikan, yang Almasih Yang Dijanjikan as. berusaha basmi, karena dapat dikatakan bahwa waktu sendirilah yang mereformasinya. Namun, ajaran-ajaran Almasih Yang Dijanjikan as., yang dikemukakan bertentangan dengan gagasan-gagasan yang diterima umum di zaman beliau, menghasilkan dampak bermanfaat ini sehingga ratusan ribu orang yang telah menemukan diri tak berdaya melawan arus zaman mendapatkan kekuatan untuk berhenti sejenak dan berpikir. Sebagai hasil dari pemikiran mandiri ini, mereka sampai pada kesimpulan bahwa ajaran-ajaran Islam memadai dalam segala hal dan bahwa syariat Islam sempurna dalam semua perkara. Mereka yang dimangsa seribu keraguan dan was-was mengenai keberadaan Tuhan, bahkan mereka yang sama sekali ateis, dan tenggelam dalam materialisme, memperoleh kehidupan baru melalui beliau dan tidak hanya menjadi orang-orang yang beriman pada Allah yang hidup dan kuasa tetapi juga mulai menemukan kebahagiaan dan sukacita dalam ibadah dan zikir kepada-Nya. Sehingga hari ini mereka menyajikan pemandangan ini kepada dunia yang tercengang. Pikiran mereka tercerahkan dengan pembelajaran baru dari Barat dan dijiwai dengan apa pun yang mungkin berfaedah dalam pemikiran baru zamannya, namun hati mereka penuh dengan kecintaan Ilahi dan kepala mereka tetap sujud di hadapan Tuhan mereka. Mereka menghabiskan siang-siang dan malam-malam mereka dalam mengingat Allah dan meskipun mereka dibekali pendidikan dunia tertinggi, mereka mengutamakan iman mereka di atas segala lainnya, dan kehidupan mereka menyajikan contoh-contoh sejati ajaran-ajaran Islam.Saya tidak akan menyebutkan keraguan-keraguan dan takhayul-takhayul yang berlaku di kalangan orang-orang tidak berpendidikan, yang Almasih Yang Dijanjikan as. berusaha basmi, karena dapat dikatakan bahwa waktu sendirilah yang mereformasinya. Namun, ajaran-ajaran Almasih Yang Dijanjikan as., yang dik...See more
    Mar 29
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Puasa, yang tidak hanya telah dicampakkan oleh para penganut agama-agama lain tetapi juga oleh kalangan berpendidikan dari umat Islam masa ini, beliau menjelaskan filsafatnya dan membuktikan bahwa puasa itu sangat perlu untuk kemajuan rohani. Demikian pula, beliau mengungkap kepada dunia ruh yang mendasari perintah-perintah Ilahi tentang haji, dan pengorbanan, dan mendesak orang-orang untuk beramal dengan penuh keyakinan atas perintah-perintah Allah ini. Beliau melepaskan orang-orang dari belenggu-belenggu perbudakan sosial dan menjelaskan kepada mereka kesalahan mereka dalam secara buta mengikuti hukum-hukum masyarakat masa ini. Beliau membuktikan keunggulan ajaran-ajaran sosial Islam dengan alasan-alasan meyakinkan. Beliau memaparkan keburukan-keburukan yang mendasari pengambilan dan pemberian riba (bunga), menunjukkan kebaikan dari perintah-perintah Islam di bawah purdah atau Hijab, membuktikan kebutuhan poligami dalam keadaan-keadaan tertentu, dan menjelaskan pentingnya lembaga perceraian. Singkatnya, beliau secara terbuka dan penuh semangat menganjurkan ajaran-ajaran Islam yang mengenainya umat Islam terlalu malu untuk mengangkat suara mereka karena takut menentang arus pemikiran modern sehubungan dengan hal-hal ini.Puasa, yang tidak hanya telah dicampakkan oleh para penganut agama-agama lain tetapi juga oleh kalangan berpendidikan dari umat Islam masa ini, beliau menjelaskan filsafatnya dan membuktikan bahwa puasa itu sangat perlu untuk kemajuan rohani. Demikian pula, beliau mengungkap kepada dunia ruh yang me...See more
    Mar 28
    0 0
  • hendyk
    hendyk uploaded 1 new photo to Pengaruh Ajaran2 Almasih Yang Dijanjikan album
    Karena itu, kita melihat bahwa para pengikut semua agama ini sedang berusaha untuk menyatakan kembali pendirian mereka sehubungan dengan masalah-masalah seperti mengambil dan memberi bunga (riba), pemisahan sosial pria dan wanita, poligami, dll. Mereka sedang memperbarui ajaran-ajaran agama mereka masing-masing agar menjadikannya sesuai dengan adat kebiasaan sosial yang mapan zaman itu. Namun, tidak seperti semua ini, Almasih Yang Dijanjikan as. mendasarkan ajaran-ajaran beliau murni pada agama dan bukan pada segala arus pemikiran modern. Perbedaan ini menandai beliau sebagai pembaharu sejati zaman, karena beliau tidak seperti terompet masa yang mengeluarkan nada-nada yang ditiupkan ke dalamnya oleh masa. Beliau menentang kedua kecenderungan masa ini, yaitu, (1) kebebasan dari ikatan-ikatan agama, dan (2) perbudakan sosial. Beliau tidak menghapuskan ibadah, tidak juga membuat pengurangan apapun di dalamnya. Justru, beliau mengungkapkan kepada dunia ruh dan kenyataan yang mendasari amal-amal ibadah, dan dengan menciptakan dalam pikiran orang-orang semangat yang tulus bagi ibadah, memperkuat hubungan antara manusia dan Penciptanya. Beliau tidak hanya menyeru perhatian orang-orang kepada perlunya shalat-shalat wajib, tetapi juga mendesak mereka untuk menumbuhkan kebiasaan melakukan shalat-shalat tambahan. Sebab, jelasnya, ibadah bukanlah hukuman yang dijatuhkan atas manusia, tetapi merupakan sarana tertentu kemajuan rohani.Karena itu, kita melihat bahwa para pengikut semua agama ini sedang berusaha untuk menyatakan kembali pendirian mereka sehubungan dengan masalah-masalah seperti mengambil dan memberi bunga (riba), pemisahan sosial pria dan wanita, poligami, dll. Mereka sedang memperbarui ajaran-ajaran agama mereka m...See more
    Mar 27
    0 0
'':
fade
slide
Rating: