Buku Tabligh Islam Sejati

Lahir pada tahun 1835 di Qadian (India), Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Masih Mau’ud dan Imam Mahdi as, senantiasa mendedikasikan diri untuk mempelajari Al-Qur’an dan menjalani kehidupan penuh doa dan pengabdian. Mendapati Islam telah menjadi target serangan-serangan keji dari segala arah, nasib umat Islam telah berada dalam titik terendah, keimanan telah mengarahkan kepada keraguan dan agama hanya ritual kulit semata, beliau melakukan upaya penjelasan dan mempertahankan Islam.

Dalam karya tulis beliau yang sangat luas (termasuk karya agung beliau Brahin-e-Ahmadiyya), ceramah-ceramah beliau, wacana, debat-debat agama dll, beliau menegaskan bahwa Islam adalah suatu agama yang hidup dan satu-satunya agama yang dengan mengikutinya seseorang dapat menjalin hubungan dengan Penciptanya, masuk ke dalam jalinan hubungan yang erat kepada-Nya. Ajaran-ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan syariat Islam telah dirancang untuk kesempurnaan akhlak, intelektual dan spiritual manusia.

Beliau mengumumkan bahwa Allah swt telah mengutus beliau sebagai Al-Masih dan Al-Mahdi seperti yang disebutkan dalam nubuatan-nubuatan Al-Kitab, Al-Qur’an dan Hadits. Pada tahun 1889 beliau mulai menerima bai’at dari Jamaahnya yang sekarang telah berdiri di lebih dari 212 negara di dunia. Delapan puluhan buah buku beliau sebagian besar ditulis dalam bahasa Urdu, beberapa lainnya dalam bahasa Arab dan Persia.

Setelah kewafatan beliau pada tahun 1908, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Masih Mau’ud dan Imam Mahdi as digantikan oleh Hadhrat Maulwi Nuruddin ra, Khalifatul Masih I. Sepeninggal Hadhrat Maulwi Nuruddin ra pada tahun 1914, Hadhrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad ra, yang juga merupakan Putra Hadhrat Masih Mau’ud as yang dijanjikan, terpilih sebagai Khalifah II. Hadhrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad memangku jabatan Khalifah ini hampir 52 tahun lamanya. Beliau wafat pada tahun 1965 dan digantikan oleh putera sulungnya, yakni Hadhrat Mirza Nasir Ahmad rh, cucu dari Masih Mau’udas sebagai Khalifah III. Setelah tujuh belas tahun pengkhidmatannya, beliau wafat pada tahun 1982. Beliau digantikan oleh adiknya, yakni Hadhrat Mirza Tahir Ahmad rh sebagai Khalifatul Masih IV yang memimpin Jamaah Ahmadiyah mencapai kekuatan dan pengakuan global. Beliau wafat pada 19 April 2003. Hadhrat Mirza Masroor Ahmad atba, Khalifatul Masih V adalah pemimpin Ahmadiyah saat ini yang memiliki hubungan istimewa sebagai cicit dari Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as.

Unduh Buku-Buku Karya Hz. Mirza Ghulam Ahmad as

1. Filsafat Ajaran Islam

2. Perlunya Seorang Imam

3. Al-Masih di Hindustan